Jangan Berdusta Saat Bercanda

Islami

Jangan Berdusta Saat Bercanda

Berdusta dalam lawakan maupun candaan saat berkumpul dengan teman-teman, keluarga maupun dengan orang-orang yang ada disekitar kita tetap tidak diperbolehkan. Walaupun tujuannya hanya sebatas untuk membuat orang-orang tertawa selain tidak boleh juga kena ancaman “wail”. Hal ini mejelaskan bahwa tidak bolehnya berdusta atau membohongi orang. Boleh saja bercanda jika candaannya tidak mengandung unsur-unsur kebohongan.


Ada beberapa hadits yang menjelaskan tentang larangan berdusta untuk membuat suatu kaum tertawa sebagai berikut:

لاَ يُؤْمِنُ الْعَبْدُ الإِيمَانَ كُلَّهُ حَتَّى يَتْرُكَ الْكَذِبَ فِى الْمُزَاحَةِ وَيَتْرُكَ الْمِرَاءَ وَإِنْ كَانَ صَادِقاً

“Seseorang tidak dikatakan beriman seluruhnya sampai ia meninggalkan dusta saat bercanda dan ia meninggalkan debat walau itu benar.” (HR. Ahmad 2: 352. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa sanad hadits ini dhaif)
Dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنِّي لأَمْزَحُ , وَلا أَقُولُ إِلا حَقًّا

Aku juga bercanda namun aku tetap berkata yang benar.” (HR. Thobroni dalam Al Kabir 12: 391. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits tersebut shahih dalam Shahih Al Jaami’ no. 2494).”


Dari Bahz bin Hakim, ia berkata bahwa ayahnya, Hakim telah menceritakan bahwa ia pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

وَيْلٌ لِلَّذِى يُحَدِّثُ فَيَكْذِبُ لِيُضْحِكَ بِهِ الْقَوْمَ وَيْلٌ لَهُ وَيْلٌ لَهُ

Celakalah bagi yang berbicara lantas berdusta hanya karena ingin membuat suatu kaum tertawa. Celakalah dia, celakalah dia.” (HR. Abu Daud no. 4990 dan Tirmidzi no. 3315. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan)

لاَ تُكْثِرُ الضَّحَكَ فَإِنَّ كَثْرَةَ الضَّحَكِ تُمِيْتُ القَلْبَ

“Janganlah banyak tertawa karena banyak tertawa dapat mematikan hati.” (Shahih Al Jami’ no. 7435, dari Abu Hurairah).


Referensi:

Al Mawsu’ah Al Fiqhiyyah, terbitan Kementrian Agama Kuwait.

Owner and Founder of Asro Teknologi

2 Comments

2 Comments

  1. Sofyan

    Senin, 3 Juni 2019 at 7:51 pm

    Benar. Dalam keadaan apapun kita harus selalu jujur, amanah dan berani mengatakan yang sebenarnya..

  2. Sofyan

    Senin, 3 Juni 2019 at 7:54 pm

    Selamat berpuasa dan tidak lupa mengucapkan
    Selamat hari Raya idulfitri. Mohon Maaf Lahir & Batin

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Islami

Trending

Topik

To Top